Karena aku dilahirkan dalam sebuah taxi dalam keadaan sungsang(kaki keluar duluan).
Saat itu mungkin Papa aku tidak sadar telah menekan kaki aku dengan keras saat proses kelahiran aku.
Sehingga merubah bentuk kaki aku sampai sekarang ini
Aku tidak keberatan akan hal itu.
Dari lahir hingga umur 3 tahun, aku tidak bisa jalan karena ada indikasi terkena polio.
Di dalam rumah aku hanya bisa menonton lewat jendela anak-anak seusiaku bermain.
Dan akupun sering memainkan akting seperti suster ngesot. Kemana-mana aku selalu ngesot.
Sampai akhirnya,saat 3 tahun..
Aku berfikir tidak akan lagi ingin terus seperti itu.
Dengan semangat aku geser sofa di rumah, dan akupun mulai melawan polio itu setiap hari dengan cara memaksa berdiri di belakang sofa, gemetar dan takut itu yg aku rasakan,
Tapi aku tidak menyerah, selangkah demi selangkah walaupun sakit, aku paksakan.
Semua itu karena aku ingin segera bisa ikut bermain dengan teman-teman di luar.
Dan akhirnya aku berhasil.
Walaupun sejak saat itu, teman-teman aku banyak yg menghina bentuk kaki aku..
Aku terus tabah dan bersabar.
Sampai sekarang pun, jika aku pergi berwudhu di mesjid, dan ada yg tak sengaja melihat kondisi aku, mereka melihat fisik aku dengan Memandangnya lama. Tapi aku maklumi karena itu adalah kenyataan dari hidup aku.
Inilah aku
Sulaeman

