Monday, December 29, 2014

Hampir Terkena Polio

Awal kelahiran ku tidak begitu mulus..
Karena aku dilahirkan dalam sebuah taxi dalam keadaan sungsang(kaki keluar duluan).
Saat itu mungkin Papa aku tidak sadar telah menekan kaki aku dengan keras saat proses kelahiran aku.
Sehingga merubah bentuk kaki aku sampai sekarang ini

Aku tidak keberatan akan hal itu.
Dari lahir hingga umur 3 tahun, aku tidak bisa jalan karena ada indikasi terkena polio.
Di dalam rumah aku hanya bisa menonton lewat jendela anak-anak seusiaku bermain.
Dan akupun sering memainkan akting seperti suster ngesot. Kemana-mana aku selalu ngesot.
Sampai akhirnya,saat 3 tahun..
Aku berfikir tidak akan lagi ingin terus seperti itu.
Dengan semangat aku geser sofa di rumah, dan akupun mulai  melawan polio itu setiap hari dengan cara memaksa berdiri  di belakang sofa, gemetar dan takut itu yg aku rasakan,
Tapi aku tidak menyerah, selangkah demi selangkah walaupun sakit, aku paksakan.
Semua itu karena aku ingin segera bisa ikut bermain dengan teman-teman di luar.
Dan akhirnya aku berhasil.
Walaupun sejak saat itu, teman-teman aku banyak yg menghina bentuk kaki aku..
Aku terus tabah dan bersabar.
Sampai sekarang pun, jika aku pergi berwudhu di mesjid, dan ada yg tak sengaja melihat kondisi aku, mereka melihat fisik aku dengan Memandangnya lama. Tapi aku maklumi karena itu adalah kenyataan dari hidup aku.

Inilah aku

Sulaeman

Unlucky time

Memang susah menjadi seorang sulay..

Di anggap sebelah mata oleh wanita..
Kecacatan tubuh ini kenapa masih saja tidak memberikan efek jera untuk berhenti berharap kepada wanita..
Sampai pun dia yg aq inginkan.. berkata " sebenarnya aq sudah mengira akan hal itu(cacat).
Mungkin itulah yg membuat dia berhenti mengajak aq bicara saat pertama kali aq disconnect bbm nya..
Karena mungkin juga dia takut akan mendapatkan anak yg cacat dari aq..
Tapi tidak apa.. mungkin saatnya aq belajar.. sebelum aq menyatakan hati aq.. aq akan menceritakan cacat aq dari awal.. agar tidak jadi masalah bagi sang wanita itu nantinya.


Inilah aq.. aq yg cacat fisik.. tapi semoga nantinya aq tidak cacat akhlak ku..
Walaupun nanti sampai akhir usia ku tidak di izinkan berpasangan oleh allah.. setidaknya aq akan terus berusaha hidup dengan keIslaman aq..
Aq akan terus menempa Ilmu Agama yg aq miliki sampai benar-benar menjiwai.
Aq tidak akan lagi menyembunyikan cacat fisik ini..
Memang dari cara berjalan aq memang seperti pria normal.. tapu begitu melihat wujudnya, akan terlihat sekali kekurangan diriku ini..
Aq berterima kasih sekali.. kepada wanita - wanita yg pernah singgah di hati aq..
Sungguh.. kehadiran kalian semua, terutama yg langsung menjauhi ku,  setelah melihat cacat ini, sudah memberikan pelajaran berharga untuk aq..
Akhirnya saya dapat kesimpulan, baik itu cantik atau jelek, kaya atau miskin, jauh atau dekat, peduli atau tidak peduli, pada akhirnya mereka pergi meninggalkan aq saat melihat cacat fisik aq, yg masih setia dengan aq adalah agama ku "Islam".

Terima Kasih

Sulaeman